Rabu, 06 Mei 2009

Sang Kemuning cinta........

Saya memberi nya nama “kemuning cinta sang kencana”.

Nama yang bagus bukan untuk sebuah buah cinta…

Saya mengharapkan dia untuk menjadi sempurna, menuntut nya untuk berkarakter.

Bermain dengan ternak-ternak di perternakan kami. Memotong rumput sembari meloncat kesana kemari di padang rerumputan. Sembari mengajari nya untuk menceritakan isi hati nya pada rerumputan di sana.

Membantu saya, memanaskan dan mencetak telur telur coklat untuk hari paskah kami.

Kemudian Kemuning cinta akan menyanyikan lagu terbaik nya yang telah di latih nya berminggu-minggu untuk saya, di makan malam natal kami.

Saya akan mengajari nya sedikit demi sedikit bahasa kasih… saya akan mengajari nya sidikit demi sedikit memupuk cinta. Dan ia akan menjadi kencana bagi sebuah cinta.

Kemuning cinta akan dengan setia memberi senyum terbaik nya di saat saya lelah.

Saya akan menggandeng tangan nya, melindungi nya saat berjalan di hujan, seperti yang dulu ibu saya pernah lakukan pada saya.

Saya akan membawa nya berjalan-jalan, memberinya perhatian lebih tentang kepekaan terhadap banyak orang. Mengajari nya memberi daripada meminta. Mengajari nya menerima daripada menuntut. Mengajari nya memulai daripada mensudahi.

Dan mengajari nya bangkit daripada jatuh.

Kemuning cinta akan menjadi anak perempuan termanis dari pupukan cinta yang diterima nya sejak kecil.

Dan akan selalu berseru “mama” pada saya…ketika ia melihat cinta. Karna cinta itu adalah dia bagi saya.

Untuk anak ku(yang masih fiktif, tapi pasti akan ada)…sang kemuning cinta”…

may'03'09. 4.58 p.m, still in KPHJ…

1 komentar:

  1. aku suka ceritanya bukan dikarenakan namaku yang sama

    BalasHapus