Minggu, 30 Agustus 2009
Sabtu, 29 Agustus 2009
elok nya burung berkicau
Kamis, 27 Agustus 2009
Rabu, 06 Mei 2009
Sang Kemuning cinta........
Saya memberi nya nama “kemuning cinta sang kencana”.
Nama yang bagus bukan untuk sebuah buah cinta…
Saya mengharapkan dia untuk menjadi sempurna, menuntut nya untuk berkarakter.
Bermain dengan ternak-ternak di perternakan kami. Memotong rumput sembari meloncat kesana kemari di padang rerumputan. Sembari mengajari nya untuk menceritakan isi hati nya pada rerumputan di sana.
Membantu saya, memanaskan dan mencetak telur telur coklat untuk hari paskah kami.
Kemudian Kemuning cinta akan menyanyikan lagu terbaik nya yang telah di latih nya berminggu-minggu untuk saya, di makan malam natal kami.
Saya akan mengajari nya sedikit demi sedikit bahasa kasih… saya akan mengajari nya sidikit demi sedikit memupuk cinta. Dan ia akan menjadi kencana bagi sebuah cinta.
Kemuning cinta akan dengan setia memberi senyum terbaik nya di saat saya lelah.
Saya akan menggandeng tangan nya, melindungi nya saat berjalan di hujan, seperti yang dulu ibu saya pernah lakukan pada saya.
Saya akan membawa nya berjalan-jalan, memberinya perhatian lebih tentang kepekaan terhadap banyak orang. Mengajari nya memberi daripada meminta. Mengajari nya menerima daripada menuntut. Mengajari nya memulai daripada mensudahi.
Dan mengajari nya bangkit daripada jatuh.
Kemuning cinta akan menjadi anak perempuan termanis dari pupukan cinta yang diterima nya sejak kecil.
Dan akan selalu berseru “mama” pada saya…ketika ia melihat cinta. Karna cinta itu adalah dia bagi saya.
Untuk anak ku(yang masih fiktif, tapi pasti akan ada)…sang kemuning cinta”…
may'03'09. 4.58 p.m, still in KPHJ…
Senin, 27 April 2009
silsilah dari keluarga pak siahan
kemudian kawin...kawin..kawin lagi ...lahir lah anak kedua, yang mana nantinya akan menjadi musuh bebuyutan dari si bungsu...si kedua dengan sebutan "bintang"
merasa masih belum cukup...pak siahan dan bu frisca melanjutkan..kawin..kawin...kawin...
hadirlah kakak tercinta yang cengeng dengan sebutan"minar" yang artinya terang...
dan demikian pak siahan dan bu frisca hidup bahagia dengan ketiga anak nya selama bertahun-tahun.
namun alangkah ironis nya!!
puncak dari kawin...kawin..kawin pak siahan dan bu frisca membuahkan dilema berkepanjangan.
akhirnya dengan lapang dada mereka mencoba peruntungan di "kawin" kali ini. mengharapkan manusia jantan kedua akan hadir di tengah mereka.
untung tak dapat di tolak , malang tak dapat di cegah...
setelah membuka segel yang harus menunggu 10bln lamanya, tanpa harus di tuliskan di segel itu "anda kurang beruntung, coba lagi" mereka telah menyadari bahwa mereka belum mendapatkan yang di harapkan , namun tentu saja mereka tidak gagal. karna mereka mendapatkan grand prize dari kehadiran saya, walaupun saya bukan "Jantan" (dan ternyata saya baru tahu bahwa mereka berdoa novena tiap minggu untuk mendapatkan seekor"jantan!").
Walau dengan tampang yang kecewa..."yaaahhh...betina lagi"...tapi dengan bangga hati mereka membawa saya "si hadiah grand prize"...
Lalu apakah pak siahan dan bu frisca mau mencoba peruntungan nya di lain waktu..?
tampak nya tidak perlu,, karna mungkin sekarang si betina bahkan juga sudah bisa memberikan "seekor jantan" untuk pak siahan dan bu frisca.







